Tips Mitos Keperawanan Wanita

Bookmark and Share

Perawan tidak perawan adalah isu yang masih hangat dibicarakan. Inilah faktanya, dunia mulai 'gila' (bahkan ada Wanita-Wanita Yang Menjual Keperawanannya Untuk Misi Sosial). Keperawanan tidak lagi menjadi sesuatu yang dijaga hingga menikah. Tapi di Indonesia, masih banyak wanita yang menjaga keperawanannya hingga menikah, masih banyak juga pria yang ingin menikah dengan wanita yang masih perawan.

Karena itulah.. banyak mitos ciri wanita yang masih perawan dan mitos ciri wanita yang sudah tidak perawan. Mitos-mitos ini berkembang dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Wanita yang tidak perawan, ada celah jika melihat bokongnya dari belakang
Mitos ini seringkali membuat wanita risih, karena pria jadi suka memperhatikan bokong-bokong wanita untuk ditebak dia masih perawan atau tidak. Banyak orang yang percaya bahwa wanita yang masih perawan memiliki bokong padat dan bulat. Saat dia memakai celana ketat, kedua bokongnya menyatu rapat. Sedangkan wanita tidak perawan memiliki sedikit celah di bagian bokong bawah. Mitos ini tidak bisa dipercaya, karena bentuk bokong tergantung genetik dan gaya hidup. Jika seorang wanita suka olahraga dan fitness, walaupun sudah melahirkan 4 kali, tetap saja bokongnya kencang.

Wanita yang tidak perawan, ukuran payudaranya berbeda
Hal ini juga membuat wanita risih, karena pria jadi suka melihat bagian dada untuk diperhatikan bagian kanan dan kiri sama atau tidak, ugh.. Asal tahu saja ya, tubuh manusia tidak ada yang simetris kanan dan kiri. Coba ambil cermin dan lihat bentuk mata Anda, pasti bagian kanan dan kiri tidak identik sama, begitu juga telinga, alis, tangan dan kaki. Begitu juga payudara, setiap wanita memiliki ukuran yang berbeda kanan dan kiri. Perbedaan ini tidak terlalu ekstrim, tetapi tidaklah sama antara kanan dan kiri jika sang wanita tidak memakai bra.

Wanita yang tidak perawan, rambutnya kasar, kulitnya kendor
Ini juga mitos yang tidak bisa dipercaya. Halus tidaknya setiap helai rambut tergantung pada genetik dan bagaimana sang wanita merawat rambutnya. Jika secara genetik rambutnya kasar atau suka beraktivitas di bawah terik matahari, sudah pasti rambutnya kasar walaupun dia masih perawan ting-ting. Sama halnya dengan kulit, jika sang wanita menjaga pola makan dan suka olahraga, meskipun sudah melahirkan anak, kulitnya tetap kencang.

Wanita yang tidak perawan, giginya mudah goyang dan tidak rapat
Keperawanan sering diidentikkan dengan vagina yang masih rapat dan kencang. Sayangnya, hal ini tidak ada hubungannya dengan kerapatan anggota tubuh yang lain. Jika ada wanita yang giginya jarang atau rapuh atau mudah goyang, bisa jadi itu bawaan sejak lahir atau mengalami masalah pada gusi dan gigi. Orang yang kekurangan kalsium dan mineral juga mengalami masalah gigi rapuh dan keropos, terlepas dia masih perawan atau tidak.

Wanita yang tidak perawan, tidak berdarah waktu malam pertama
Wanita memiliki selaput dara atau hymen yang sampai saat ini masih dijadikan acuan perawan atau tidak. Sama seperti ukuran payudara, setiap wanita memiliki bentuk selaput dara dan kekenyalan selaput dara yang berbeda. Biasanya, wanita yang masih perawan akan merasakan nyeri atau mengalami pendarahan kecil saat pertama kali melakukan hubungan seksual. Tetapi, ada sejumlah kecil wanita yang selaput daranya sangat elastis dan tidak robek saat pertama kali melakukan hubungan seksual. Sehingga, berdarah atau tidaknya seorang wanita saat malam pertama tidak bisa menjadi acuan dia masih perawan atau tidak.

Lalu bagaimana mengetahui seorang wanita masih perawan atau tidak? Tanyakan langsung padanya! Tidak ada cara lain, karena mitos-mitos yang berkembang banyak sekali yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Jika keperawanan hanya dinilai dari utuh tidaknya selaput dara, maka pemeriksaan dokter yang bisa menjawab apakah seorang wanita masih perawan atau tidak.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar